Manusia Unik Itu Bernama Blasius Bapa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Desember 2023 - 15:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 13,043 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Josef Blasius Bapa

Josef Blasius Bapa

Maret 1993, beberapa hari sebelum dilangsungkannya Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat, Blasius Bapa dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Anggota MPR-RI utusan golongan oleh Ketua  DPR/MPR RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Wahono.

Kiprah Blasius Bapa sebagai seorang wakil rakyat dalam MPR-RI tidak bisa dilepaskan dari peran Tien Soeharto.

Pada bulan Desember tahun 1992, dalam suatu pertemuan, Tien Soeharto sempat menanyakan khususnya perkembangan dalam organisasi politik yang juga ditekuni Blasius Bapa. Blasius Bapa kemudian menyampaikannya secara tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat Blasius Bapa, kemudian diteruskan Tien Soeharto kepada Soeharto. Dua hari kemudian Blasius Bapa mendapat telpon yang memintanya datang ke Sekretariat Negara dan menemui Menteri Sekretaris Negara, Moerdiono.

Blasius Bapa yang tidak tahu mengapa dirinya dipanggil, akhirnya menemui Moerdiono. Moerdino menyampaikan kepada Blasius Bapa perihal pengangkatan dirinya sebagai anggota MPR dari Utusan Golongan.

Kursi yang tersedia tinggal satu, yaitu yang awalnya disiapkan untuk Mgr Leo Soekoto SJ. Uskup Leo sendiri menolak kursi tersebut untuk menjaga netralitas pemimpin Gereja. Maka, kursi itu akhirnya diduduki Blasius Bapa, periode 1993-1998.

Pesan
Blasius Bapa, yang menghormati prinsipil hidup, selalu tegar dan tegas dengan semboyan hidupnya.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru