Dengan posisi yang terhitung sangat prestisius dalam jajaran Angkatan Bersenjata, Blasius Bapa mempunyai akses ke semua pimpinan tertinggi Angkatan Bersenjata. Dia juga merangkap jabatan menjadi Wakil Pimpinan Umum dan Penanggung Jawab.
Tanggung jawab besar dan terhormat tersebut diembannya dengan penuh semangat, di samping tetap menjunjung tinggi sikap profesionalisme demi menjadikan PAB menjadi sumber informasi yang terpercaya, akurat dan independen.
Usia muda dan posisi yang prestisius dalam jajaran Angkatan Bersenjata adalah suatu pencapaian yang penting dalam hidup Blasius Bapa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun ada kenangan lain yang lebih membekas dari pada itu. Sebagaimana yang dikatakan Jenderal Soeharto dalam sambutan tertulis menyambut ulang tahun ke-2 PAB Tahun 1967, walaupun masih sangat muda, PAB ternyata mampu menunjukkan eksistensi dan ketangguhannya dalam mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara.
Tambahan lagi, PAB dalam usianya yang masih sangat muda mampu menunjukkan ketegaran dalam menghadapi ujian berat yang timbul dari penghianatan G30S/PKI. Dan, salah satu orang yang berdiri tegak di balik keperkasaan PAB adalah Blasius Bapa.
Pada tahun 1967, ketika masih menjabat Pimpinan Harian Pusat Pemberitaan Angkatan Bersenjata (PAB) yang kemudian menjadi Kantor Berita Angkatan Bersenjata, Blasius Bapa juga diperbantukan pada Ikatan Kesejahteraan Keluarga Hankam (IKKH) di bawah pimpinan Tien Suharto.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












