Kebetulan sekali, tepat di depan rumah Sugandhi adalah rumah salah seorang Proklamator, Mohammad Hatta. Blasius Bapa yang selalu memiliki keinginan untuk bertemu dan berkenalan dengan tokoh-tokoh besar tentu tidak melewatkan kesempatan ini.
Setiap kali ada waktu luang, dia akan menyempatkan diri ke rumah Bung Hatta. Biasanya dia mengobrol dengan I Wangsawijaya, salah satu sekretaris Bung Hatta. Setelah cukup mengenal Blasius Bapa, dalam suatu kesempatan I Wangsawijaya mempertemukan Blasius Bapa dengan Bung Hatta. Sebuah kesempatan yang sangat menyenangkan.
Tidak lama setelah itu, I Wangsawijaya meminta Blasius Bapa membantu Bung Hatta di rumahnya. Blasius Bapa lalu menyanggupi permintaan itu, walaupun untuk itu dia sama sekali tidak digaji. Hanya sesekali I Wangsawijaya memberikan uang saku kepadanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kurang lebih satu tahun Blasius Bapa diperbantukan kepada I Wangsawijaya. Salah satu tugasnya adalah menyusun dan mendaftar buku-buku milik Bung Hatta yang bisa sampai ribuan jumlahnya. Karena itu, banyak waktu juga dihabiskannya bersama Bung Hatta.
Tidak hanya berkesempatan mengenal salah satu Proklamator Republik, Blasius Bapa juga berkesempatan mengenal dan menjalin hubungan baik dengan anggota keluarga Bung Hatta. Salah satu di antaranya tentu saja Doktor Meutia Hatta yang sampai dengan saat ini masih bisa dengan jelas mengingat pemuda yang dahulu pernah bekerja bersama ayahnya.
Sunting Puteri Raja
Sekitar tahun 1959, Blasius Bapa bertemu Alfreda da Silva di Jakarta. Perkenalan yang kemudian berlanjut pada tumbuhnya perasaan suka di antara dua anak muda ini membawa mereka memasuki pahit manisnya masa pacaran.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












