Apa yang dilakukannya di sana? Ternyata, dia memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan yang sangat besar akan tokoh-tokoh besar Indonesia pada masa itu, seperti Moh Yamin, IJ Kasimo, dan M Natsir, yang notabene sering muncul di Gedung Parlemen.
Karena kebiasaannya “nongkrong” di Gedung Parlemen, didukung keberanian dan kepercayaan diri yang besar, Blasius Bapa diberikan pekerjaan sebagai korektor oleh Mr Sartono, Ketua Parlemen pada masa itu.
Blasius Bapa tidak hanya berkesempatan bertemu tokoh-tokoh besar Indonesia, tetapi juga mendapat kesempatan mencari uang sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketemu Hatta
Sambil kuliah di Fakultas Sosial Ekonomi dan Politik Universitas Nasional Jakarta, Blasius Bapa menjadi pembimbing dan pengajar Bahasa Indonesia pada staf asing Sekolah Penerbangan di Curug Jawa Barat.
Blasius Bapa dipercayakan memberikan pelajaran Bahasa Indonesia kepada para anggota Kedutaan Besar Asing di Jakarta, antara lain Inggris, Birma, dan India. Termasuk Philco, sebuah perusahaan kontraktor dari Amerika Serikat.
Salah satu tokoh Indonesia masa itu yang pertama kali dikenal Blasius Bapa adalah RH Sugandhi, mantan ajudan Presiden Soekarno. Blasius Bapa sering menyempatkan waktu untuk menemui Sugandhi di kediamannya.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












