Hasil evaluasi dilaporlan bahwa pengamatan visual pada periode Agustus 2024 menunjukkan asap kawah tidak teramati.
Selain itu terdapat laporan masyarakat tercium bau belerang yang cukup pekat pada tanggal 9 Nopember 2024 dari pukul 09.00 Wita sampai 17.00 Wita.
Lalu disebutkan pemantauan secara instrumental yang terekam pada seismik menunjukkan adanya kenaikan gempa vulkanik dangkal pada rentang waktu 1-8 Nopember 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental pada periode ini serta potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Rokatenda dinaikan dari Level I (Normal) menjadi Level Il (Waspada) pada Tanggal 10 November 2024 pukul 21.00 Wita,” tulis Muhammad Wafid.
Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Rokatenda yang kini berstatus Waspada, Badan Geologi merekomendasikan sejumlah hal penting.
Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Rokatenda dan wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan dalam kawasan radius 2 kilometer dari puncak/pusat aktivitas Gunung Rokatenda.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












