

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka dan DPRD setempat kini sedang membahas RPJMD Sikka TA 2025-2029. Meski baru proses awal, tapi ruang kulababong sudah “pecah” dengan dinamika menarik dan seru.
“Serangan” kepada Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago sudah mulai terlihat pada Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Selasa (10/6). Sasarannya adalah janji-janji politik pada masa Pilkada Sikka 2024 lalu. Bupati Sikka menepis semua kegundahan itu saat menyampaikan Keterangan Pemerintah, Rabu (11/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Geliat “jos-josan” mulai tampak saat tanggapan lisan fraksi-fraksi terhadap keterangan pemerintah. Ketua Fraksi Partai Demokrat Yunus Noce Fernandez kecewa karena dari 25 poin penting yang disampaikan dengan 12 pertanyaan, tidak seluruhnya direspons Bupati Sikka.

“Belum dijawab sepenuhnya, apakah ini kekurangseriusan pemerintah untuk menjawabi apa yang menjadi harapan Fraksi?” tanya dia kecewa.

Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri menyebut janji politik 20.000 rumah dan berobat cukup membawa KTP, bisa berbenturan dengan aturan yang lebih tinggi. Dia memperkirakan janji politik tersebut sulit untuk direalisasikan.
Karena itu Yoseph Karmianto Eri menawarkan Bupati dan Wabup Sikka agar dengan rendah hati menyampaikan kepada publik bahwa janji politik tersebut hanya merupakan bunga-bunga politik.


Ikuti Kami
Subscribe












