Stok Kosong, Harga Telur Ayam Naik Drastis

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Agustus 2018 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 48 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penjualan telur ayam pada salah satu kios di Pasar Alok Maumere, Minggu (26/8)

Foto: Penjualan telur ayam pada salah satu kios di Pasar Alok Maumere, Minggu (26/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kabupaten Sikka mengeluh lantaran stok telur ayam di pasaran mulai kosong selama beberapa minggu terakhir. Akibatnya harga telur ayam pun mulai meroket. Informasi yang direkam, harga di pasaran naik drastis. Sebelumnya 1 papan telur ayam berisi 36 butir dijual dengan harga Rp 40.000 kini menjadi Rp 75.000.
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sikka Lukman yang ditemui Senin (27/8), membenarkan ihwal kosongnya stok telur ayam di pasaran selama dua minggu terakhir. Hal ini dia ketahui dari pantauan yang dilakukan oleh staf dinas.
“Staf saya setiap hari melakukan pantauan di pasar. Pantauan ini menyangkut ketersediaan barang pokok dan barang penting lainnya. Dan kita temukan dua minggu terakhir ini tidak ada stok telur ayam,” jelas Lukman.
Meski demikian dia menambahkan kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Karena dari pantauan dua hari terakhir, stok telur ayam sudah mulai membaik. Dia mendapat informasi stok telur ayam sudah kembali memenuhi pasaran.
“Dari pantauan kemarin, kondisinya sudah mulai membaik. Dijual dengan harga Rp 55.000 per papan. Hari ini malah semakin membaik karena harga makin turun menjadi Rp 34.000 per papan,” tambah dia.
Sebelumnya, pantauan media ini di Pasar Alok, Pasar Tingkat, serta sejumlah toko dan kios, masyarakat cukup sulit mendapatkan telur ayam. Para pedagang beralasan belum dapat kiriman dari agen. Biasanya telur ayam yang masuk ke Maumere didatangkan dari Surabaya.
Mirna, seorang pedagang di Pasar Alok, Minggu (26/8), mengatakan stok telur ayam sudah mulai normal sejak masuknya kapal barang dari Surabaya pada tiga hari yang lalu. Pedagang asal Makassar Sulawesi Selatan ini kini memiliki kurang lebih 10 papan telur ayam. Dia menjualnya dengan harga Rp 55.000 per papan, atau Rp 2000 per butir.
“Kapal baru sandar beberapa hari lalu. Cukup banyak juga telur ayam yang masuk. Jadi sepertinya mulai normal lagi. Butuh berapa banyak, saya punya stok cukup ko,” ungkap dia.
Mirna menambahkan para pedagang kewalahan memesan telur ayam karena masalahnya tidak ada distributor di Kabupaten Sikka. Akibatnya para pedagang biasanya memesan telur ayam melalui ekspedisi jalan darat. Karena harus pesan lewat ekspedisi, otomatis biaya pun sedikit membengkak, dan ini akan berpengaruh pada harga di pasaran.*** (eny)
Baca Juga :  Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Berita Terkait

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:03 WITA

KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA