Kanayah Rela Tabungan Uang Jajan Disumbangkan Beli APD Medis

0
136
Kanayah Rela Tabungan Uang Jajan Disumbangkan Beli APD Medis
Kanayah memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Caritas Keuskupan Maumere, Sabtu (18/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kanayah, pelajar Kelas 3 SDI Wairklau, patut menjadi contoh. Dia rela menyumbangkan tabungan uang jajan untuk dibelikan alat pelindung diri (APD) medis.

Bocah cilik berusia 9 tahun datang ke Caritas Keuskupan Maumere, Sabtu (18/4), sekitar pukul 13.00 Wita. Dia membawa tiga tabungan berbentuk silinder. Bocah ini diantar ayahnya, seorang anggota Polres Sikka.

Di Caritas, Kanayah menyampaikan maksud kedatangannya. Kemudian dia menyerahkan tabungan kepada Helena Pareira, aktifis Caritas. Tiga tabungan langsung dipecahkan, dan dihitung jumlahnya.

Ada 2 jenis uang, dalam bentuk uang ketong dan uang kertas. Uang ketong dari semua jenis pecahan, demikian pun uang kertas, kecuali pecahan Rp 100.000 yang tidak ada.

Sudah 2 tahun Kanayah menabung. Biasanya dia menyisihkan uang jajan, atau kalau menemani ibunya ke pasar, uang kembalian belanja, langsung dia tabung.

Awalnya dia merencanakan membeli koper untuk menyimpan mainannya. Namun pikirannya berubah ketika dia menonton berita di televisi terkait informasi tentang virus corona yang sedang mewabah.

Kanayah mengaku prihatin dengan petugas medis yang menangani pasien Covid 19. Dia membayangkan para dokter dan perawat yang menangani pasien rentan tertular, apalagi kalau tidak dilengkapi APD. Apalagi dari berita dan informasi yang dia dengar, daerah ini masih kekurangan APD.

“Tim medis kekurangan APD. Padahal mereka itu yang membantu merawat kita. Kalau tidak ada APD mereka bisa terpapar,” ungkap Kanayah kepada wartawan.

Dia mengaku niat untuk memberikan tabungannya, lahir atas inisiatif sendiri. Setelah yakin dengan keputusannya, dia pun menyampaikan itu kepada orangtuanya. Dan orangtuanya memberikan dukungan atas kepedulian Kanayah.

Setelah dihitung uang tabungannya, semua berjumlah Rp 741.500. Jumlah ini masih terlalu sedikit untuk membeli APD medis. Namun kepedulian dan rasa prihatin, serta kerelaannya menyumbangkan uang jajan, nilainya sangat besar.

Kanayah yang cakap berdiplomasi ini, mengajak para pelajar di Kabupaten Sikka untuk menyisihkan uang jajan, dan menyumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Buat dia, berbagi kepada sesama, baik dari kelebihan maupun dari kekurangan merupakan sesuatu yang disyukuri.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini