Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,432 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Pasangan calon Bernadus Ratu dan Albert Ben Bao akrab dengan tagline Bernas, tidak kalah nyali. Meski terkesan muncul mendadak, namun akselerasi “pernikahan politik” menambah warna sari reformasi politik di Kabupaten Sikka. Konstituen berjumlah 26.462 bukan main gila. Bernas mampu melewati “hukuman” 3×24 jam yang diberikan KPU Sikka.

Lalu, bagaimana peluang 21 kandidat melalui partai politik? Nah, ini yang masih misteri. Partai-partai politik pemilik kursi legislatif di DPRD Sikka masih terus bekerja secara internal. Sejauh mana kerja-kerja internal, yang terlihat masih pada tataran administratif semata.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sebagai gambaran saja, alokasi 35 kursi di DPRD Sikka menyebar pada 12 partai politik. Terdapat 6 partai politik yang memperoleh masing-masing 4 kursi, yaitu PKB, PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Perindo. Lalu Partai Gerindra 3 kursi, Partai Hanura 2 kursi, Partai Garuda 2 kursi, dan PSI 2 kursi. Kemudian PKS 1 kursi dan PPP 1 kursi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarat pencalonan melalui partai politik yakni minimal 7 kursi. Hasil Pemilu 2024 menggambarkan tidak ada satu pun partai politik di Kabupaten Sikka yang secara murni bisa mengusung pasangan calon. Mau tidak mau, suka tidak suka, partai-partai politik harus bergabung dalam koalisi.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Secara matematis, boleh dibilang koalisi partai politik paling banyak akan mengusung 5 pasangan calon. Namun kalau diutak-atik berdasarkan komposisi perolehan kursi, bisa jadi paling banyak hanya 4 pasangan calon melalui jalur politik.

Hingga kini belum nyata terlihat koalisi partai politik yang permanen. Hampir semua partai politik masih intensif membangun komunikasi politik. Semuanya senyap, berjalan “di bawah meja” atau hanya dari balik handphone.

Berita Terkait

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru