Konstelasi yang digambarkan di atas, masih dalam bentuk prakiraan, dugaan, dan prediksi atas perkembangan politik yang sedang terjadi di Kabupaten Sikka. Sebagaimana hakikat politik yang selalu cair dan dinamis, bukan tidak mungkin semuanya bisa berubah drastis.
Kabupaten Sikka sedang tidak baik-baik saja, begitu pandangan sejumlah kandidat ketika deklarasi pemenangan, pun waktu bicara visi, misi, program kegiatan tatkala mendafar di partai-partai politik. Maknanya tentu sangat dalam, tergantung dari sudut pandang mana penilaian itu mengemuka.
Dalam konteks ini, partai-partai politik sejatinya mengedepankan kepentingan daerah di atas kepentingan yang lain. Benar bahwa ada berbagai kepentingan yang terimplisit dalam politik, tetapi Kabupaten Sikka yang sedang tidak baik-baik ini harus menjadi pertimbangan utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetapi masalahnya tidak sesederhana itu. Banyak kandidat berkualitas, memiliki komitmen teguh untuk Kabupaten Sikka lebih baik, tetapi “isi tas” belum mendukung. Begitu juga sebaliknya, “isi tas” boleh bagus, tapi kualitas dan komitmen diragukan. Paling buruk lagi jika kandidat dengan kualitas rendah, lalu “isi tas” di bawah standar.
Membaca politik kekinian saat sekarang, kualitas kandidat bukan satu-satunya modal. “Isi tas” menjadi salah satu indikator penting. Biaya saksi, dana kampanye, dana operasional, dan biaya tidak terduga lainnya, adalah faktor penting dalam proses pemenangan. Bahkan ada saja yang menyisihkan banyak rupiah untuk membeli kursi partai politik, belanja serangan fajar, dan juga untuk kompensasi bantuan logistik sebagai penarik simpati dukungan.
So, rakyat Kabupaten Sikka menunggu dalam ketidakpastian pasangan calon yang lolos verifikasi faktual, dan yang akan didaftarkan koalisi partai politik pada KPU Sikka.


Ikuti Kami
Subscribe












