Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,432 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka

Petahana Fransiskus Roberto Diogo dari PDIP menggebrak dengan duet bersama Martinus Wodon dari Partai Demokrat. Wacana ini lalu menguat ke publik.

Baliho dua kandidat ini mulai bermunculan, meski masih dalam pose sendiri-sendiri. Baliho Martinus Wodon lebih “nakal” lagi karena di sampingnya selalu ditancapkan bendera PDIP.

Benarkah akan terjadi koalisi PDIP-Demokrat? Betulkah koalisi ini bakal mengusung Robi-Martin dengan pelesetan Romantis?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakerda Partai Demokrat NTT di Kupang beberapa waktu lalu, tidak hanya memberi tempat kepada Martinus Wodon. Bakal Calon Wakil Bupati Robertus Ray hadir pada momen strategis itu mewakili pasangan calon Suitbertus Amandus dan Robertus Ray yang familiar dengan Paket SARR. Fidelis Nong Nogor, Bakal Calon Bupati tampil juga di momen ini.  SARR dan Fidel menjadi ancaman serius untuk bisa mengambil tiket 4 kursi Partai Demokrat.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Posisi SARR bukan sekedar ancaman. Pasangan calon ini naga-naganya sudah menyatu bersama Partai Demokrat. Sikap politik Sekretaris Partai Demokrat Sikka pada berbagai postingan di Facebook, tergambar jelas. Baru-baru dia menulis SARR dengan kepanjangan Sukses Atas Restu Rakyat. Boleh jadi itu pendapat pribadi. Tapi dalam kapasitas sebagai Sekretaris Partai Demokrat, bacaan politik bisa menjadi lain.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Partai Demokrat ke mana? Mendukung kader sendiri Martinus Wodon? Bisa jadi belum tentu. Martinus Wodon bukan kader militan Demokrat. Kandidat ini faktanya adalah “kutu loncat” pada setiap pentas Pemilihan Legislatif di Kabupaten Sikka. Lima tahun lalu dia pernah di Partai Golkar, lalu menyeberang ke Partai Berkarya, kemudian singgah di Partai Demokrat. Pada Pemilu 2024 lalu dia terpilih menjadi anggota DPRD Sikka.

Berita Terkait

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru