Uskup Bogor Paskalis Bruno Syukur, Putera Pertama NTT Diangkat Paus Fransiskus Jadi Kardinal

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,150 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Bogor Paskalis Bruno Syukur diangkat sebagai Kardinal

Uskup Bogor Paskalis Bruno Syukur diangkat sebagai Kardinal

Dia sempat bertugas untuk mempelajari spiritualitas Frasiskan di Universitas Kepausan Antonium, Roma, Italia sejak 1993 hingga 1996.

Pada 1996 hingga 2001, dia mendapat penugasan dari OFM Provinsi Indonesia sebagai magister novis untuk para frater calon OFM di Novisiat OFM di Depok Jawa Barat.

Paskalis Bruno juga pernah terpilih menjadi Provinsial OFM pada 2002 dan bertugas hingga 2007, kemudian terpilih kembali hingga tahun 2009.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun 2009, diangkat menjadi Definitor General OFM untuk wilayah Asia dan Oseania seperti India, Pakistan, Jepang, Australia, Selandia Baru, dan juga Indonesia dan bertugas di Generalat OFM di Roma Italia.

Berselang 4 tahun, pada 21 Nopember 2013, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Bogor, menggantikan Uskup sebelumnya Mgr Cosmas Michael Angkur, OFM yang memasuki usia pensiun.

Mgr Paskalis Bruno ditahbiskan sebagai Uskup pada 22 Pebruari 2014. Dia memilih motto “Magnificat anima mea dominum” yang berarti “Jiwaku memuliakan Tuhan” (Luk1:46). *** (eny)

Berita Terkait

TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM
Manajemen RSUD TC Hillers Maumere Rencana Datangkan Dokter Residen
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WITA

Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru

Fransisco Soarez Pati

Opini

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA