Pertamina Maumere jadi Point Supply Utama BBM di NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 567 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penjabat Bupati Sikka Mekeng Florianus dan Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhy Sriwododo saat groundbreaking Terminal BBM Maumere, Senin (30/7)

Foto: Penjabat Bupati Sikka Mekeng Florianus dan Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhy Sriwododo saat groundbreaking Terminal BBM Maumere, Senin (30/7)

Maumere-SuaraSikka.com: PT (Persero) Pertamina melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pengembangan Terminal BBM (TBBM) Maumere, Senin (30/7) di Kantor Pertamina Maumere di Jalan Nairoa Kecamatan Kangae. Nantinya Pertamina Maumere akan menjadi point supply utama BBM ke sejumlah wilayah di Provinsi NTT dan NTB.
Groundbreaking dilaksanakan secara simbolis di lokasi pekerjaan pengembangan TBBM Maumere. Penjabat Bupati Sikka Mekeng Florianus bersama Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhy Sriwododo masing-masing memegang sekop dan mengarahkan ke sejumlah timbunan batu yang sudah disiapkan pengembang dari PT Cipta Sanalida Utama.
Gandhy Sriwododo menjelaskan pembangunan pengembangan TBBM Maumere dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan stok BBM khususnya di wilayah NTT dan sebagian wilayah NTB. Selain itu juga untuk mengurangi beban ship loading TBBM Kupang yang sudah tinggi dan menekan potensi kerugian demurrage di TBBM Kupang.
BERITA TERKAIT:
Pertamina Investasi Rp 449,5 Miliar di Sikka, Penjabat Bupati Ajak Masyarakat Berbangga
Selama ini pasokan minyak di wilayah NTT didistribusikan ke supply point yakni TBBM Kupang, lalu disebar ke 8 TBBM lainnya. Namun karena daya tampung dan pengembangan TBBM Kupang dirasa kurang memadai, termasuk jangkauan jarak yang cukup jauh ke 8 TBBM lainnya, maka Pertamina memutuskan untuk mengalokasikan pusat distribusi minyak ke TBBM Maumere.
“Nantinya wilayah seperti Bima, Waingapu, Reo, Kalabahi, Atapupu, Larantuka hingga ke Kupang akan menerima BBM dari Terminal BBM Maumere ini,” demikian Grandhy Sriwidodo saat seremonial groundbreaking.
Dia menambahkan proyek dengan biaya senilai Rp 449,5 miliar ini akan selesai pada tahun 2020 mendatang. Pemilihan Terminal BBM Maumere sebagai point supply utama didasarkan pada pertimbangan lokasi Maumere yang strategis sebagai pusat (center of gravity) wilayah NTT dan didukung dengan kondisi perairan dalam yang memungkinkan Pertamina membangun dermaga kapal tanker berukuran besar yang dapat disandari kapal dengan ukuran hingga 50.000 DWT (kategori MR).
Informasi yang dihimpun media ini, beberapa pengembangan yang dilakukan pada TBBM Maumere yakni pembangunan Dermaga II baru 6.500 DWT sampai dengan 50.000 DWT, pembangunan tangki baru kapasitas total 70.000 kiloliter, terminal automation system, marine loading arm, metering system, pumping station, dan fire & safety equipment. Untuk tangki timbun terdiri dari gas oil dengan kapasitas 2×15.000 KL, gasoline 88 dengan kapasitas 2×15.000 KL, gasoline 92 dengan kapasitas 1×5.000 KL, dan fame dengan kapasitas 1×5.000 KL
Grandhy Sriwidodo mengharapkan pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sikka bersama-sama seluruh masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan proyek pengembangan TBBM Maumere. Hadir saat itu antara lain Bupati dan Wakil Bupati Sikka Terpilih Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga, sejumlah kepala dinas, Sekretaris Camat Kangae, serta para mitra kerja Depo Pertamina Maumere.*** (eny)
Baca Juga :  SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA