Narkoba Lagi, Polisi Ciduk Fariz RM

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 78 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fariz RM

Foto: Fariz RM

Jakarta-SuaraSikka.com: Polres Jakarta Utara menangkap musisi Fariz RM terkait dugaan penyalahgunaan narkotika. Penembang lagu Sakura itu diciduk di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (25/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kini dia masih diperiksa intensif. Dikutip dari Liputan6.com, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya dua paket klip yang diduga sabu, 9 butir alprazolam, 2 butir dumolid, dan alat isap sabu.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kasubag Humas Polres Jakarta Utara Kompol Sungkono memastikan Fariz ditangkap. Namun Sungkono menolak membeberkan lebih lanjut tentang detail penangkapan Fariz, lokasi tepatnya dan jenis narkotika yang diduga dikonsumsi.
Sungkono hanya mengatakan pihaknya baru akan memberi penjelasan di Polresta Jakarta Utara pada Minggu (26/8) pagi besok. “Besok (penjelasannya) jam sembilan pagi aja,” ucap Sungkono.
Thommy Tahitu selaku manager Fariz mengaku belum tahu perihal penangkapan itu. Dia masih terus mengecek kebenaran informasi penangkapan.
Ini adalah kali ketiga Fariz RM terlibat masalah narkoba. Sebelumnya, Fariz pernah tertangkap kasus penyalahgunaan narkoba pada 28 Oktober 2007. Saat itu Fariz terjaring razia polisi. Dari tangannya kedapatan 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.
Lalu pada 6 Januari 2015, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap Fariz di kediamannya sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu Fariz sedang asyik bermain gitar seorang diri. Kepolisian menyita lintingan ganja di asbak yang berada di dekatnya.
Kemudian Fariz direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi Natura, Jakarta Selatan, sebelum dipindahkan ke Lapas Cipinang untuk menjalani masa tahanan delapan bulan. Fariz menghirup udara bebas per 17 Agustus 2015 dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Jakarta Timur.
Fariz RM adalah seorang seniman yang jenius. Remaja di era ’80-an, pasti mengidolakan sosok ini. Tidak cuma ganteng dan modis, Fariz merupakan penyanyi dan pencipta lagu terkenal yang selalu mencetak hits. Hampir semua lagu yang dinyanyikannya, menempati posisi teratas chart lagu Indonesia kala itu. Padahal di zamannya, musik yang diusung Fariz tergolong paling modern.
Dari penampilan, Fariz terlihat paling trendi di era 80-an. Dia selalu tampil dengan keytar, keyboard yang dibopong seperti gitar. Kata keytar sendiri berasal dari kata keyboard dan gitar. Saat itu, bisa dibilang Fariz yang pertama menggunakan keytar yang memang baru dirilis pada awal 80-an.
Hebatnya, Fariz menguasai semua alat musik. Bahkan album-album yang dihasilkannya, Fariz selalu menggunakan sistem rekaman overdubbed. Jadi Fariz memainkan berbagai instrument, seperti keyboard, gitar, bas, bahkan drum sendirian. Fariz meluncurkan album solo keduanya pada 1980, bertajuk `Sakura`. Sebagai catatan, album pertama Fariz belum sempat dirilis.
Di saat Indonesia deman musik balada yang mendayu-dayu, Fariz menghadirkan musik yang berbeda, dance. Fariz menonjolkan aransemen brass section sebagai detil aksentuasi dan teknik bernyanyi falsetto. Fariz juga yang memicu bermunculan musik fusion di Indonesia. Fusion adalah genre musik yang memadukan jazz dan rock.
Selama 25 tahun berkarya, dari 1978 hingga 2003, Fariz RM telah menghasilkan 20 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack dan 27 album dimana ia berperan sebagai produser. Ditambah lagi 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.*** (eny)
Baca Juga :  NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA