Pangan Lokal Bukan Gaya Hidup, Tapi Cara Orang Palue Bertahan Hidup

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 437 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chois Baga

Chois Baga

Setelah letusan mereda, leluhur kami selalu kembali ke Palue. Lebih dari 10.000 orang tinggal di desa-desa di sekitar Palue. Sekalipun air bersih susah didapat, di atas tanah berbatu itu, tumbuh subur berbagai macam sumber pangan. Sementara itu, lautan kami penuh ikan.

Haram Tanam Padi
Memang tak ada tanaman padi di Palue. Dari dulu, para tetua adat kami melarang warga Palue menanam padi. Dalam kepercayaan masyarakat Palue, jika tanah Palue ditanami padi maka akan terjadi bencana alam seperti tanah longsor, banjir, angin kencang, dan lain sebagainya.

Dalam beberapa ritual adat, misalnya ritual Po’o Tubhu atau ritual pemulihan alam, makanan wajib dimasak dari sumber pangan lokal seperti kacang hijau, kacang kayu, ubi, singkong tanpa dicampuri beras. Haram hukum adat memasukkan padi ke dalam menu ritual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aturan adat ini kemudian melahirkan banyak keyakinan yang lahir turun temurun bahwa jika Palue ditanami padi pasti tidak akan berhasil. Salah seorang pastor (P. Konsalis Mboi, SVD) di desa kami, pernah menanam padi bersama gurunya pada tahun 1970-an. Saat itu, dia duduk di bangku sekolah dasar. Tanaman padi itu sebenarnya bisa tumbuh dan berbuah, namun tidak ada isinya. Hanya kulit padi.

Hal inilah yang membuat masyarakat adat Palue percaya bahwa tanah Palue memang haram untuk menanam padi. Mungkin, kepercayaan adat ini lahir dengan kondisi agroekologi Palue yang spesifik. Padi membutuhkan air banyak, sementara di Palue, untuk mendapatkan air tawar sangat sulit. Selain dari hujan yang jarang datang, untuk kebutuhan minum warga harus menyuling dari uap panas bumi. Apalagi kalau kemarau panjang, orang harus mengambil air dari batang pisang ditebang.

Namun, kami punya banyak sumber pangan lain, seperti umbu-umbian, kacang-kacangan, hingga jagung. Kami punya banyak jenis jagung lokal untuk sumber pangan. Selain jagung muda dengan cara dibakar, jagung tua yang telah dikeringkan ditumbuk dengan alat teknologi tradisional hingga halus, dan hasilnya kemudian dikukus.

Berita Terkait

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:53 WITA

NTT Siapkan Arena PON 2028 Dekat Lokasi Wisata

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:02 WITA

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikqn keterangan kepada wartawan usai menggelar Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7)

Nasional

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:04 WITA

Ketua MK Suhartoyo

Nasional

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Selasa, 30 Jun 2026 - 15:33 WITA