Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 431 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Di Anand Ashram Anda akan menemukan simbol dan ikon semua agama dan kepercayaan. Dan, sebagai wahana pemberdayaan diri, tersedia 300-an teknik latihan Meditasi dan Yoga. Selain dari khazanah spiritual Nusantara, teknik-teknik tersebut bersumber dari mistisisme Kristen, Sufi, Hindu, Buddha dan lain-lain.

Anda akan terlebih melakukan teknik cleansing. Membersihkan sampah mental emosional. Memuntahkan beban stres dan segala macam penyakit yang disebabkan oleh pikiran yang kacau dan liar. Sehat dulu, baru setelah itu Anda memasuki alam Meditasi dan Yoga. Anda akan merayakan hidup sehat holistik.

Anand Krishna lahir di Solo, pada tanggal 1 September 1956. Orangtuanya berasal dari Sindh, bermigrasi ke dan memilih Indonesia setelah negerinya pecah menjadi “Hindu India” dan “Islam Pakistan”. Tolaram Gangtani, sang ayah tidak memilih Inggris, tapi Indonesia karena berlandaskan Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Ayahnya seorang Sufi, yang berprofesi sebagai pengusaha pakaian. Ibunya, Shamibai, seorang buta huruf tapi mengantarkan putranya pada spiritualitas. Si kecil Kishin — nama kecil Anand Krishna — dibawa berziarah ke makam Wali Sunan Gunung Jati di Cirebon; upacara potong rambut di Candi Buddha dan Hindu di Borobudur dan Prambanan; dan diberkati seorang Pastor di gereja dekat rumah mereka di Solo.

Baca Juga :  Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia

Di rumahnya, semua simbol agama hadir dan dihormati. Ayahnya mengajarkan, bahwa semua agama dan simbol-simbol itu adalah suci dan mulia. Semua simbol adalah jari telunjuk berbeda yang menunjuk langit yang sama. Berkat ibu asuhnya, seorang wanita Jawa, Kishin juga sudah akrab dengan cerita bergambar Bhagavad Gita, Injil dan pustaka suci lainnya.

Ini membawa pengaruh yang sangat berarti baginya. Di kemudian hari ia tanpa ragu menyatakan semua agama adalah jalan berbeda menuju Tujuan Yang Satu dan Sama. la mengoreksi penggunaan kata toleransi, dan tegas membumikan apresiasi.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:08 WITA

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:57 WITA

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:03 WITA

Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:43 WITA

Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Kadispora NTT Alfonsus Theodorus dan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik pose bersama pada pembukaan Piala Pertiwi dan Piala Suratin Tahun 2026 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu (25/7)

Daerah

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:08 WITA

Persami Maumere menang pada laga perdana Piala Suratin, Sabtu (25/7)

Daerah

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:57 WITA