Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 437 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Toleransi, baginya, kata yang jelek, terasa lebih hebat dan egois. Bayangkan, seseorang sangat kurang ajar, tapi kita tetap ‘tolerir” dia, karena tidak tega. Ditarik ke konteks agama, “Meski kamu sesat dan tidak selamat, saya harus harus bertoleransi dengan kamu.”

Sementara, apresiasi mengandung kesetaraan. Di dalamnya terkandung penghargaan dan penghormatan terhadap jalan berbeda yang ditempuh liyan. Apresiasi merupakan buah buddhi atau inteligensia, yang melahirkan kesadaran bahwa semua jalan berbeda itu mengarah ke tujuan yang sama.

Dalam buku KEHIDUPAN Panduan untuk Meniti Jalan ke Dalam Diri (1997) ia menulis, “Agama mirip seperti rakit. Tuhan adalah Tujuan Kita. Memang berbeda warna, bahkan berbeda ukuran, namun tanpa kecuali semua rakit berfungsi sama membantu Anda menyeberangi lautan kehidupan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hentikan perdebatan soal rakit siapa yang terbaik. Mulailah perjalanan, dan jangan berganti-ganti rakit. Jangan pula duduk-duduk saja mengagumi rakit. Belajarlah keterampilan yang dibutuhkan agar Anda tetap selamat walau di tengah badai, topan, hujan. Jangan sibuk menerangkan betapa indah dan hebatnya rakit Anda. Mulailah berlayar, karena rakit bukan Pantai.”

Anand meraih Culture Doctorate in Sacred Philosophy di World University, Arizona. Di negara bagian yang sama ia memperoleh gelar Ph.D dalam Comparative Religions di University of Sedona.

Sejak sembuh dari leukimia stadium akhir di usia 33 tahun, ia memutuskan untuk membaktikan hidup untuk melayani sesama. Ia meninggalkan profesinya sebagai industrialis, menjual perusahaan garmen yang telah dirintisnya dengan susah payah.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA