Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 431 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram

Toleransi, baginya, kata yang jelek, terasa lebih hebat dan egois. Bayangkan, seseorang sangat kurang ajar, tapi kita tetap ‘tolerir” dia, karena tidak tega. Ditarik ke konteks agama, “Meski kamu sesat dan tidak selamat, saya harus harus bertoleransi dengan kamu.”

Sementara, apresiasi mengandung kesetaraan. Di dalamnya terkandung penghargaan dan penghormatan terhadap jalan berbeda yang ditempuh liyan. Apresiasi merupakan buah buddhi atau inteligensia, yang melahirkan kesadaran bahwa semua jalan berbeda itu mengarah ke tujuan yang sama.

Dalam buku KEHIDUPAN Panduan untuk Meniti Jalan ke Dalam Diri (1997) ia menulis, “Agama mirip seperti rakit. Tuhan adalah Tujuan Kita. Memang berbeda warna, bahkan berbeda ukuran, namun tanpa kecuali semua rakit berfungsi sama membantu Anda menyeberangi lautan kehidupan.

“Hentikan perdebatan soal rakit siapa yang terbaik. Mulailah perjalanan, dan jangan berganti-ganti rakit. Jangan pula duduk-duduk saja mengagumi rakit. Belajarlah keterampilan yang dibutuhkan agar Anda tetap selamat walau di tengah badai, topan, hujan. Jangan sibuk menerangkan betapa indah dan hebatnya rakit Anda. Mulailah berlayar, karena rakit bukan Pantai.”

Baca Juga :  Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia

Anand meraih Culture Doctorate in Sacred Philosophy di World University, Arizona. Di negara bagian yang sama ia memperoleh gelar Ph.D dalam Comparative Religions di University of Sedona.

Sejak sembuh dari leukimia stadium akhir di usia 33 tahun, ia memutuskan untuk membaktikan hidup untuk melayani sesama. Ia meninggalkan profesinya sebagai industrialis, menjual perusahaan garmen yang telah dirintisnya dengan susah payah.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:08 WITA

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:57 WITA

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:03 WITA

Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:43 WITA

Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Kadispora NTT Alfonsus Theodorus dan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik pose bersama pada pembukaan Piala Pertiwi dan Piala Suratin Tahun 2026 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu (25/7)

Daerah

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:08 WITA

Persami Maumere menang pada laga perdana Piala Suratin, Sabtu (25/7)

Daerah

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:57 WITA