Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,494 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat yang ditulis tangan korban bunuh diri

Surat yang ditulis tangan korban bunuh diri

TRAGEDI seorang anak Sekolah Dasar di Nusa Tenggara Timur yang mengakhiri hidupnya dan meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya pada Kamis 26 Januari 2026 bukan sekedar kabar duka. Bagi kami, orang-orang NTT, ini adalah tamparan keras, sekaligus tuduhan terbuka terhadap negara yang terlalu lama abai.

Surat itu bukan hanya pesan perpisahan, melainkan dokumen kegagalan kolektif, kegagalan sistem pendidikan, kegagalan perlindungan sosial, dan kegagalan negara dalam memenuhi hak paling dasar anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak itu tidak menulis dengan bahasa kebencian. Ia tidak menuduh. Ia bahkan meminta ibunya untuk tidak menangis. Di situlah letak kepedihannya. Seorang anak, dalam usia yang seharusnya dipenuhi mimpi dan permainan, justeru memikul beban psikologis yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang dewasa termasuk negara. Ia pergi dengan kesadaran bahwa ibunya tidak punya uang, bahwa permintaannya untuk buku dan pena adalah beban, dan bahwa kepergiannya mungkin dianggap sebagai jalan keluar.

Baca Juga :  Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Pertanyaannya: mengapa seorang anak bisa sampai pada kesimpulan sekejam itu?

Sebagai orang NTT, karni muak jika tragedi ini kembali direduksi menjadi narasi “kemiskinan keluarga” atau “masalah pribadi”. Ini bukan soal satu ibu, satu rumah tangga, atau satu desa. Ini adalah hasil dari kemiskinan struktural yang dibiarkan turun-temurun, di wilayah yang terlalu sering dijadikan objek belas kasihan, bukan subjek pembangunan.

Baca Juga :  Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Ayah anak itu meninggal. bahkan sebelum ia lahir. Ibunya menanggung hidup lima anak seorang diri. Ini bukan cerita langka di NTT. Ribuan perempuan di wilayah ini hidup dalam kondisi serupa: bekerja keras tanpa jaminan sosial yang layak, tanpa perlindungan negara yang nyata, tanpa sistem dukungan yang manusiawi. Negara tahu itu. Data kemiskinan NTT selalu muncul di laporan nasional. Tetapi pengetahuan tanpa tindakan hanyalah kebohongan yang rapi.

Berita Terkait

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat
Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas
KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat
Dari Keresahan yang Sunyi, ke Mana Kita Melangkah Bersama?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Selasa, 14 April 2026 - 07:42 WITA

Lika Liku Kasus Eltras Pub Maumere, dari Masalah Kasbon, Dugaan TPPO, Hingga Suster Ika Bertindak Seperti Polisi

Senin, 13 April 2026 - 20:39 WITA

Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Senin, 13 April 2026 - 13:55 WITA

Sempat Foto Prewedding, Rencana Juni Menikah, Guru SMPN Nuba Arat Ditemukan Gantung Diri

Minggu, 12 April 2026 - 17:55 WITA

Diterpa Angin Kencang, Pohon Rita Tumbang, Rumah Sipri Aswin di Paga-Sikka Rusak Berat

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga

Daerah

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:21 WITA

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sayap dan Badan Partai NasDem Sikka Yosef Nong Soni membacakan pernyataan sikap dan tuntutan, Rabu (15/4)

Daerah

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:12 WITA