



Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Reskrim Polres Sikka hingga kini kesulitan menemukan handphone milik STN alias Noni, remaja perempuan yang menjadi korban pembunuhan keji di Rubit Kabupaten Sikka beberapa waktu lalu. Sementara handphone milik anak pelaku sudah diamankan penyidik.
Barang bukti yang menjadi media komunikasi antara korban dan anak pelaku serta pihak terkait, disebut-sebut sebagai alat bukti yang sangat penting untuk mengungkap kasus pembunuhan keji tersebut. Penyidik bakal dengan mudah menganalisis secara hukum percakapan yang terjadi terkait peristiwa pembunuhan pada Jumat (20/2) lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga memastikan pihaknya terus melakukan pencarian handphone milik korban. Pencarian terakhir dilakukan pada saat pelaksanaan rekonstruksi yang berlangsung di tempat kejadian perkara, Rabu (1/4).
“Saat rekonstruksi kami cari lagi, tapi tidak temukan,” ujar Iptu Reinhard Dionisius Siga, Kamis (2/4).
Dia menambahkan pihaknya sudah memasukkan handphone korban dalam daftar pencarian barang bukti. Bukan hanya handphone korban saja, tetapi pakaian korban yang hingga kini belum ditemukan, juga dimasukkan dalam daftar pencarian barang bukti.
Terhadap handphone korban yang hingga kini belum ditemukan, menurut Iptu Reinhard Dionisius Siga, penyidik telah melayangkan surat kepada Telkomsel. Surat dimaksud, kata dia, untuk mendapatkan data-data yang tertera dalam handphone tersebut, khususnya berkaitan dengan peristiwa tindak pidana pembunuhan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












