Vatikan Tunjuk Romo Ewald Sedu Jadi Uskup Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 270 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Uskup Emeritus Maumere Gerulfus Kherubim Pareira (tengah) menyampaikan pengumuman dari Vatikan tentang pengangkatan Uskup Maumere Edwaldus Martinus Sedu (kiri) sebagai Uskup Maumere, di Istana Keuskupan Maumere, Sabtu (14/7) petang

Foto: Uskup Emeritus Maumere Gerulfus Kherubim Pareira (tengah) menyampaikan pengumuman dari Vatikan tentang pengangkatan Uskup Maumere Edwaldus Martinus Sedu (kiri) sebagai Uskup Maumere, di Istana Keuskupan Maumere, Sabtu (14/7) petang

Maumere, SuaraSikka.com – Pemimpin Tahta Suci Vatikan Paus Fransiskus menunjuk Romo Edwaldus Martinus Sedu sebagai Uskup Maumere. Imam kelahiran Bajawa berusia 55 tahun itu menggantikan Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira yang sudah memasuki usia pensiun sejak 2 tahun lalu.
Pengumuman pengangkatan Uskup Maumere disampaikan pada Sabtu (14/7) pukul 12.00 siang waktu Italia, atau pukul 18.00 Wita. Usai pengumuman dari Vatikan, Uskup Emeritus Maumere Gerulfus Kherubim Pareira langsung mengumumkan ke publik di Istana Keuskupan Maumere atau Lepo Bispu di Jalan Wairklau Maumere.
“Setelah sekian lama menanti berita, sambil tekun dalam doa mohon kehadiran Uskup baru, dengan ini kami mengumumkan kabar gembira bahwa pada hari ini tepat pukul 12.00 waktu Roma Italia, atau pukul 18.00 Wita, Paus Fransiskus melalui siaran Radio Vatikan Roma menunjuk RD Edwaldus Martinus Sedu sebagai Uskup Maumere yang baru. Demikian kami umumkan kabar gembira ini, semoga Rahmat Allah Tri tunggal Maha Kudus Bapa Putera dan Roh Kudus menyertai kita semua,” demikian Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira menyampaikan pengumuman kepada publik.
Informasi tentang pengumuman pengangkatan Uskup Maumere yang baru, sudah beredar sejak Sabtu (14/7) pagi. Karena itu tidak heran Istana Keuskupan sejak sore hari menjelang pukul 18.00 Wita sudah dipenuhsesaki para Imam, biarawan-biarawati serta umat. Ruang tamu Istana Keuskupan tidak bisa menampung antusias Imam, biarawan-biarawati dan umat untuk mendengarkan langsung pengumuman dari Vatikan.
Menurut rencana mestinya Uskup Maumere yang baru sudah diumumkan pada Rabu (11/7) lalu. Namun kemudian ditunda, dan baru diumumkan pada Sabtu (14/7). Uniknya, sesuai kelender Gereja Katolik, hari pengumuman itu bertepatan dengan motto Imamat Romo Ewald ketika ditahbiskan sebagai Imam pada 7 Juli 1991 lalu di Paroki Santo Yosef Bajawa. Motto Imamatnya diambil dari Yesaya 6.8 “Ini Aku, Utuslah Aku”.
Para Imam, biarawan-biarawati dan umat yang hadir di Istana Keuskupan Maumere menyambut gembira penunjukkan Mgr. Ewald Sedu sebagai uskup Maumere. Vikjen Keuskupan Maumere selama 4 tahun terakhir ini, dipandang sebagai orang yang tepat untuk menggembalai Keuskupan Maumere. Mereka bertepuktangan meriah ketika nama Romo Ewald disebut sebagai Uskup Maumere yang baru.
Uskup Emeritus Maumere Gerulfus Kherubim Pareira menjelaskan bahwa tradisi penunjukkan seseorang menjadi Uskup sangatlah rahasia. Informasi yang direkam media ini, menyebutkan dari berbagai proses secara rahasia yang dilakukan sejak 2 tahun lalu, terbetik ada tiga nama yang dilirik Vatikan untuk menjadi Uskup Maumere. Dua nama lain yakni Pater Paul Budi Kleden, SVD, dan seorang Imam Projo dari Keuskupan Denpasar.
Setelah pengumuman pengangkatan Uskup Maumere, rencana penahbisan harus dilakukan dalam waktu 3 bulan ke depan. Hingga sekarang belum diketahui kapan rencana penahbisan karena pihak Keuskupan Maumere masih harus berkoordinasi dengan semua pihak lain.*** (eny)
Vatikan Tunjuk Romo Ewald Sedu Jadi Uskup Maumere
Foto: Romo Ewald Sedu – Uskup Maumere dan Uskup Emeritus Mgr. K. Pareira
Baca Juga :  Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Berita Terkait

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:03 WITA

KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA