Ratusan Orang Berekspresi di Lokasi Car Free Day

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 September 2018 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana hari pertama car free day di Jalan Eltari Maumere, Sabtu (1/9)

Foto: Suasana hari pertama car free day di Jalan Eltari Maumere, Sabtu (1/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemerintah Kabupaten Sikka melaksanakan car free day (CFD) di Jalan Eltari Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Kegiatan yang dimulai pada Sabtu (1/9) menyita perhatian ratusan orang. Kurang lebih 800-an orang berekspresi di lokasi CFD sejak jam 06.00 Wita sampai 09.00 Wita.
Pantauan media ini, sejak pagi hari sebelum pukul 06.00 Wita masyarakat sudah memadati lokasi CFD. Rata-rata semuanya berpakaian olah raga. Ada yang datang dalam bentuk komunitas, kelompok, keluarga, juga pribadi-pribadi. Peminat CFD datang dari berbagai kalangan, dari usia balita sampai usia manula, dan dari pelajar sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
Tidak ketinggalan pedagang kuliner ikut meramaikan terobosan yang dilakukan Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus. Mereka berjualan di sepanjang trotoar. Tampak juga penjualan pulsa handphone, dan sejumlah pamflet serta selebaran promosi dari berbagai institusi. Persis di depan rumah jabatan Bupati Sikka, sebuah tenda dari Apotik Mahardika menyediakan jasa gratis pemeriksaan penyakit gula.
Tepat pukul 06.00 Wita petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka dan Satlantas Polres Sikka menutup Jalan Eltari dari kendaraan bermotor. Dua buah plang dipasang di dua titik, yakni di depan Kantor Camat Alok dan di pertigaan dekat rumah dinas Pimpinan DPRD. Plang ini kemudian dicabut pada pukul 09.00 Wita, dan kendaraan bermotor sudah bisa melintasi ruas jalan itu.
BERITA TERKAIT:
Car Free Day Mulai 1 September, Jalan Eltari Ditutup 3 Jam
Kegiatan CFD diawali pencanangan yang dilakukan Penjabat Bupati Sikka. Flori Mekeng mengajak masyarakat untuk berekspresi selama 3 jam. Menurut dia, banyak sekali ekspresi yang bisa dilakukan saat CFD, seperti ekspresi seni, ekspresi budaya, dan yang tidak boleh dilupakan adalah ekspresi kewirausahaan.
Dia juga berpesan agar peserta CFD tidak berdiri di atas rumput-rumput yang sudah tumbuh subur di atas trotoar. Dengan demikian CFD mestinya menumbuhkan kesadaran untuk menghidupi lingkungan, bukan sebaliknya mematikan rumput yang sudah ditanam. Dia meminta pimpinan perangkat daerah dan anggota TNI menjadi yang terdepan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan aman.
Usai pencanangan, peserta CFD langsung memanfaatkan Jalan Eltari untuk berolah raga. Ada yang memilih berjalan santai, jogging, bersepeda, bersepatu roda, dan banyak macam cara lainnya. Semuanya tampak santai, gembira dan menikmati. Cukup banyak masyarakat yang memberikan apresiasi atas terobosan melakukan CFD.
Di depan Hotel Eltari Indah, sekitar 200-an orang senam pagi bersama diiringi live musik dari salah seorang musisi lokal. Kelompok ini juga menari sebebasnya dengan berbagai ragam tarian seperti Gemu Fa Mi Re, ja’i, caca, dan sebagainya. Penjabat Bupati Sikka, Dandim 1603 Sikka Sugeng Prihatin,  Danlanal Maumere Soemantri, Wakapolres Sikka Iwan Iswahyudi ikut dalam kelompok ini.*** (eny)
Baca Juga :  Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Berita Terkait

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:03 WITA

KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA