Maumere Baru: Janji Utopis?

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,876 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Darius Prawiro Deus Ritus

Darius Prawiro Deus Ritus

Pertanyaan kedua yang tidak kalah menarik adalah jika target program ini adalah KK miskin ekstrim, apakah program ini akan mencakup keseluruhan biaya termasuk makan minum, transportasi, tempat tinggal, perlengkapan belajar hingga biaya pendidikan yang harus dibayar ke lembaga pendidikan terkait?

Sebagaimana dikutip dari Satu Data Indonesia, miskin ekstrim adalah kondisi di mana seseorang memiliki ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu kebutuhan makanan, air minum bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, dll.

Pertanyaan lain yang penting adalah seberapa mampu Pemkab Sikka membiayai program ini? Jika dalam 1 KK miskin esktrim di Sikka terdapat 1 orang anak usia kuliah yang akan dibiayai, maka akan ada 10.753 anak miskin ekstrim yang akan mendapatkan pembiayaan pendidikan. Jika satu anak harus menghabiskan Rp 10.000.000/semester (Biaya Kuliah Rp 5 juta/semester + biaya hidup selama 6 bulan), maka akan ada pengeluaran sebesar Rp 215 miliar per tahun untuk membiayai kuliah anak-anak miskin esktrim. Apakah uang kita cukup? Jika belum cukup, dari mana sumber pembiayaan lain?

Saran
Dari sejumlah pertanyaan di atas, penulis ingin memberikan saran kepada Pemkab Sikka dan DPRD Sikka.

Pertama, agar menghapus program ini dari daftar program prioritas di RPJMD Sikka. Sebagai gantinya, Bupati Sikka yang maju dengan tagline “Jaringan Oke” perlu membuktikan jejaringnya dengan melakukan lobi kepada pemerintah pusat agar menaikkan kuota KIP dan KIP Kuliah agar anak-anak Sikka dari KK miskin ekstrim dapat tercover dalam program bantuan pendidikan milik pemerintah pusat ini.

Baca Juga :  Bupati Sikka "Tampar" ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA