Dalam pelayarannya, kegiatan keagamaan dapat dilakukan di atas kapal. Laut yang luas menjadi ruang perjalanan sekaligus ruang pelayanan.
Namun, fungsi kapal tidak terbatas hanya bagi umat Katolik. Ratu Rosari juga menjadi sarana transportasi masyarakat umum dan bagian dari kehidupan sosial di wilayah yang dilayaninya.
Bruder Marianus dan Sejarah Kapal
Dalam sejarah Ratu Rosari, nama Bruder Marianus SVD juga memiliki tempat penting. Biarawan ini dikenal berkaitan dengan perancangan dan pengembangan kapal tersebut pada tahun 1964. Kehadirannya menunjukkan bahwa misi pada masa itu tidak hanya membutuhkan Imam dan tenaga pastoral, tetapi juga orang-orang dengan keahlian teknis untuk mendukung pelayanan di wilayah kepulauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratu Rosari kemudian menjadi salah satu contoh bagaimana pelayanan misi beradaptasi dengan kondisi geografis Nusa Tenggara yang dipisahkan oleh laut.
Dari Pendidikan Hingga Pembangunan
Bagi Flores dan daerah-daerah sekitarnya, salah satu warisan terbesar Ratu Rosari adalah terbukanya mobilitas manusia. Para pelajar dan mahasiswa dapat melakukan perjalanan ke Jawa untuk melanjutkan pendidikan. Pedagang dapat membawa barang dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Tenaga pembangunan dapat bergerak menuju daerah-daerah yang membutuhkan.
Kapal ini juga mendukung pengangkutan bahan dan perlengkapan untuk pembangunan sekolah, gereja, rumah pastor, dan berbagai fasilitas lainnya.


Ikuti Kami
Subscribe












