Makin Sering Antri BBM, Sikka Butuh SPBU Baru

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Agustus 2018 - 07:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 404 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana antrian BBM di SPBU Madawat, Minggu (26/8)

Foto: Suasana antrian BBM di SPBU Madawat, Minggu (26/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Sikka sepertinya semakin tinggi dari hari ke hari. Hal ini bisa terlihat dari makin seringnya antrian di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kondisi ini menandakan masyarakat membutuhkan SPBU yang baru guna mengatasi antrian panjang.
Rata-rata setiap hari SPBU mulai beroperasi jam 08.00 Wita. Namun demikian antrian panjang masih sering terlihat. Biasanya antrean panjang terjadi pada pagi dan sore hari, sampai menjelang tutupnya SPBU. Kendaraan roda dua lebih mendominasi antrian panjang.
REKOMENDASI:
Baca Juga :  Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Beberapa pengendara sepeda motor yang ditemui di SPBU Madawat, Minggu (26/8), menyebut antrian panjang bukan karena langkanya stok BBM. Mereka berpendapat antrian panjang itu disebabkan karena makin banyaknya kendaraan bermotor, yang berimplikasi kepada makin tingginya kebutuhan BBM. Hemat mereka masalah ini dapat teratasi jika makin banyak SPBU yang tumbuh di Kabupaten Sikka.
Di Kabupaten Sikka sudah terdapat 5 buah SPBU, di mana 4 SPBU berada di dalam Kota Maumere, dan 1 SPBU di Kecamatan Kangae. SPBU di dalam Kota Maumere terletak di Kelurahan Waioti, Kelurahan Kota Uneng, dan 2 di Kelurahan Madawat.
Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus dalam satu kesempatan belum lama ini mengapresiasi jika ada investor yang ingin membuka jasa SPBU di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah menyambut dengan baik yang penting seluruh proses sesuai regulasi dan prosedural.
Depo Pertamina Maumere sebentar lagi akan menjadi point supply utama BBM ke sejumlah wilayah di Provinsi NTT dan NTB. Saat ini sedang dibangun Terminal BBM (TBBM) Maumere yang nantinya akan menampung 90.00 kilo liter BBM. Proyek pengembangan TBBM Maumere baru akan selesai dikerjakan pada tahun 2010.*** (eny)

Berita Terkait

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:03 WITA

KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA