Dari Ruang Hemodialisis ke Ruang Hukum: Menagih Hak Insentif Covid-19 yang Hilang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 09:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,308 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudolfud P Mba Nggala

Rudolfud P Mba Nggala

Keempat, potensi maladministrasi. Ombudsman RI dapat menilai tindakan ini sebagai pengabaian kewajiban pelayanan publik.

Kelima, pelanggaran keuangan negara. Jika dana insentif sudah dianggarkan dalam APBN/APBD namun tidak disalurkan, maka terdapat indikasi penyalahgunaan anggaran.

Lebih jauh, penundaan atau penghilangan hak insentif dapat ditafsirkan sebagai bentuk perbuatan melawan hukum (PMH). Bahkan, jika ada unsur memperkaya diri atau pihak tertentu, praktik ini bisa masuk ke ranah tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU Tipikor (UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimensi Sosial dan Etis
Keputusan Manajemen RSUD TC Hillers Maumere tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai moral publik. Bagaimana mungkin tenaga kesehatan yang mempertaruhkan nyawa diabaikan dengan alasan administratif?

Mereka adalah garda terdepan yang terlupakan. Mereka rela berjibaku dalam APD yang gerah, menanggung risiko infeksi, bahkan dalam kondisi hamil. Namun, hak mereka dihapus begitu saja. Ketidakadilan ini berpotensi menimbulkan krisis kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan yang seharusnya melindungi, bukan melukai.

Jalan Keluar: Rekomendasi Hukum
Pertama, Audit Kepatuhan. Kementerian Kesehatan bersama Inspektorat harus segera menelusuri alokasi insentif Covid-19 di RSUD Hillers Maumere.

Berita Terkait

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:02 WITA

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terbaru