Perkembangan ini mencemaskan sejumlah kardinal konservatif dan menuduh Paus Fransiskus telah mengkianati sikap antikomunis para pendahulunya demi merehabilitasi teologi pembebasan yang berhaluan marxis.
Tulisan ini ingin menunjukkan sejauh mana intensivitas relasi Paus Fransiskus dengan teologi pembebasan. Dalam sejumlah seruan apostoliknya seperti di dalam Evangelii Gaudium dan Laudato Si, Paus Fransiskus menunjukkan kedekatannya dengan teologi pembebasan dengan membahas sejumlah topik yang juga menjadi keprihatinan teologi pembebasan.
Dalam tulisan ini penulis akan mengangkat sejumlah topik dalam seruan apostolik Evangelii Gaudium yang selaras dengan perhatian teologi pembebasan. Paus Fransiskus mengambil alih sejumlah aspek yang menjadi perhatian teologi pembebasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, tulisan ini juga akan menunjukkan bahwa di masa lalu, sebagai Provinsial Jesuit dan Uskup Agung di Argentina, Jorge Mario Bergoglio sesungguhnya tidak memiliki relasi yang mesra dengan teologi pembebasan. Kendati pun ia membahas sejumlah topik yang juga dibahas dalam teologi pembebasan, Paus Fransiskus juga tetap menolak beberapa aspek teologi pembebasan seperti rujukan pada hermeneutika Marxis.
Latar Belakang Lahirnya Teologi Pembebasan
Teologi pembebasan adalah sebuah model teologi yang lahir di Amerika Latin pada akhir tahun 60-an di abad ke-20 sebagai tanggapan terhadap persoalan kemiskinan, penderitaan dan ketidakadilan sosial yang dialami oleh mayoritas masyarakat Amerika Latin.
Pertanyaan yang muncul ialah bagaimana iman Kristen dapat berbicara tentang harapan di tengah kondisi kemiskinan yang mendera umat manusia?
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












