Paus Fransiskus dan Teologi Pembebasan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 849 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

New York Times pernah melaporkan bahwa seorang siswi sekolah menengah di Amerika Serikat menghabiskan lebih dari 300 dollar setiap bulan hanya untuk membelanjakan barang-barang mewah seperti pakaian mode, hiburan, junk food, alkohol dan narkoba. Jumlah ini hampir sama dengan pendapatan rata-rata tahunan satu keluarga di Haiti.

Sebagian besar negara di Amerika Latin memiliki pendapatan per kapita di bawah 1000 dollar. Contoh, Bolivia, 470 dollar; Honduras, 720 dollar; Nicaragua, 770; El Salvador, 820 dollar; Peru, 1000 dollar;  Columbia, 1300 dollar; Chile, 1430 dollar.

Kondisi kemiskinan ekstrim ini mendorong lahirnya pertanyaan, bagaimana Gereja Katolik dapat mewartakan Kerajaan Allah yang membebaskan, sehingga dapat dimengerti dan dirasakan oleh umat Amerika Latin yang berjuang untuk keluar dari lembah penderitaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan ini dibahas dalam pertemuan kedua dan ketiga Konferensi Wali Gereja Amerika Latin di Medellin (1968) dan Pueble (1979).

Di dalam dua dokumen yang dihasilkan dalam dua pertemuan tersebut ditegaskan bahwa kondisi masyarakat Amerika Latin merupakan akibat dari struktur-struktur ketergantungan, ketidakadilan, dan penindasan.
Bukan pembangunan, melainkan pembebasan merupakan jawaban yang tepat atas persoalan ini.

Bertolak dari pengalaman penindasan selama ratusan tahun dan eksploitasi seluruh benua oleh bangsa Eropa dan Amerika Utara serta persoalan penderitaan massal masyarakat Amerika Latin, para uskup dan penasihat teologi yang berkumpul di Medellin mengajukan pertanyaan radikal.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru