Hal ini ditunjukkan lewat usahanya untuk mengundang salah seorang tokoh teologi pembebasan, Gustavo Gutierrez, ke Vatikan hanya beberapa bulan setelah ia diangkat menjadi Paus.
Pada tahun 2019 Komisi Pontifikal untuk Amerika Latin juga mengundang Gustavo Gutierrez sebagai pembicara utama dalam konferensi teologi internasional untuk memperingati 40 tahun Konferensi Puebla. Dalam konferensi tersebut hadir pula sebagai pembicara sejumlah teolog yang sangat dekat dengan Paus Fransiskus seperti Guzmán Carriquiry Lecour, Juan Carlos Scannone, dan Carlo María Galli.
Tanda rekonsiliasi Vatikan dengan teologi pembebasan juga nampak dalam usaha Paus Fransiskus untuk mempercepat proses kanonisasi Uskup Agung Oscar Romero yang merupakan ikon teologi pembebasan. Sebuah proses yang dipersulit dan bahkan dihentikan oleh para pendahulu Paus Fransiskus dengan alasan untuk menghindari konflik di dalam Gereja Katolik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedekatan Paus Fransiskus dengan teologi pembebasan nampak jelas dalam seruan apostolik Evangelii Gaudium. Dalam seruan apostolik ini sikap antikapitalisme dalam tradisi Gereja Katolik yang pernah diungkapkan oleh para pendahulu Paus Fransiskus kini mendapat polesan teologi pembebasan.
Dalam dokumen ini Paus Fransiskus menarik benang merah antara realitas ketimpangan ekonomi dan kematian orang-orang miskin di satu sisi, dan idolatria uang serta logika ekonomi pasar yang menciptakan kematian dalam pengertian harafiah di sisi lain.
Ekonomi pasar kontemporer berkembang menjadi absolut dan membunuh secara efektif lewat proses eksklusi sosial terhadap kelompok miskin. Hal ini sejalan dengan pandangan teologi pembebasan bahwa ekonomi pasar bebas membunuh orang miskin sebelum waktunya.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












