Paus Fransiskus dan Teologi Pembebasan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 849 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Hal ini ditunjukkan lewat usahanya untuk mengundang salah seorang tokoh teologi pembebasan, Gustavo Gutierrez, ke Vatikan hanya beberapa bulan setelah ia diangkat menjadi Paus.

Pada tahun 2019 Komisi Pontifikal untuk Amerika Latin juga mengundang Gustavo Gutierrez sebagai pembicara utama dalam konferensi teologi internasional untuk memperingati 40 tahun Konferensi Puebla. Dalam konferensi tersebut hadir pula sebagai pembicara sejumlah teolog yang sangat dekat dengan Paus Fransiskus seperti Guzmán Carriquiry Lecour, Juan Carlos Scannone, dan Carlo María Galli.

Tanda rekonsiliasi Vatikan dengan teologi pembebasan juga nampak dalam usaha Paus Fransiskus untuk mempercepat proses kanonisasi Uskup Agung Oscar Romero yang merupakan ikon teologi pembebasan. Sebuah proses yang dipersulit dan bahkan dihentikan oleh para pendahulu Paus Fransiskus dengan alasan untuk menghindari konflik di dalam Gereja Katolik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedekatan Paus Fransiskus dengan teologi pembebasan nampak jelas dalam seruan apostolik Evangelii Gaudium. Dalam seruan apostolik ini sikap antikapitalisme dalam tradisi Gereja Katolik yang pernah diungkapkan oleh para pendahulu Paus Fransiskus kini mendapat polesan teologi pembebasan.

Dalam dokumen ini Paus Fransiskus menarik benang merah antara realitas ketimpangan ekonomi dan kematian orang-orang miskin di satu sisi, dan idolatria uang serta logika ekonomi pasar yang menciptakan kematian dalam pengertian harafiah di sisi lain.

Ekonomi pasar kontemporer berkembang menjadi absolut dan membunuh secara efektif lewat proses eksklusi sosial terhadap kelompok miskin. Hal ini sejalan dengan pandangan teologi pembebasan bahwa ekonomi pasar bebas membunuh orang miskin sebelum waktunya.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru