Tanpa mengabaikan kegiatan amal sehari-hari untuk orang-orang miskin yang dilakukan oleh para misionaris, pastor paroki, dan orang awam di mana-mana, bagaimanapun, adalah mungkin untuk membayangkan implikasi politik yang lebih dalam bagi orang-orang miskin guna mengubah keadaan secara struktural.
Tantangan di atas menggugat hakikat Gereja yang tradisional. Secara tradisional Gereja Katolik menampilkan dirinya sebagai sebuah Gereja hirarkis, dengan misi Gereja yang dipercayakan kepada Paus dan para Uskup. Imam, para religious, dan kaum awam mengambil bagian untuk membantu hirarki dalam menjalankan karya misi tersebut.
Beberapa teolog pembebasan dan terutama Leonardo Boff telah menggugat pandangan Gereja yang top-down ini. Mereka menyerukan perlunya inisiatif dari bawah dengan para uskup yang melayani dan bukan mengontrol umat Allah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan model Gereja sinodal yang diserukan oleh Paus Fransiskus, kita sesungguhnya sedang berjalan menuju model Gereja dari bawah tersebut.***
Ditulis oleh Otto Gusti Nd Madung, IFTK Ledalero
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24


Ikuti Kami
Subscribe












