Tentu adalah sebuah kekeliruan juga jika kita berasumsi bahwa persoalan relasi teori-praksis merupakan sebuah masalah yang khas bagi sebuah teologi pembebasan politis yang tidak dikenal di dalam teologi teoretis spekulatif.
Hanya rumusan pertanyaannya berbeda. Perbedaannya ialah bahwa dalam rangka konsep teologi spekulatif persoalan teori-praksis diselesaikan secaa teoretis, sementara dalam teologi pembebasan relasi antara keduanya dibangun atas dasar praksis. Justeru dengan cara ini kedua model teologi tersebut mendapatkan kekhasannya masing-masing.
Salah satu ciri khas teologi Eropa adalah bahwa diskursus tentang realitas pertama-tama ditampilkan sebagai perdebatan dengan ungkapan konseptual dari kenyataan dalam tataran teoretis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya teologi pembebasan Amerika Latin lebih menaruh perhatian pada situasi konkrit dan praksis yang mengungkapkan fundamen, objek dan kerangka acuan refleksi konseptual dan pancaran teoretis.
Dengan ini tidak dikatakan bahwa terdapat kontradiksi yang buruk antara realitas murni di satu sisi dan realitas yang dirumuskan secara konseptual di sisi lain, melainkan tentang jenis dan metode relasi antara teori dan praksis.
Pertanyaannya ialah tentang jenis konsep praksis yang menuntun argumentasi ini. Praksis di sini dimengerti sebagai aktivitas kreatif dan perubahan dunia baik dalam aspek natural atau alamiah maupun aspek sosialnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












