Paus Fransiskus dan Teologi Pembebasan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 801 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

John Sobrino merumuskan kondisi ini dengan sangat radikal, “Ratusan tahun penghayatan iman kepada Kristus belum mampu memberikan jawaban atas penderitaan benua ini, bahkan sekedar mencurigai adanya perselingkuhan antara kemiskinan yang tidak adil dengan iman Kristiani”.

Leonardo Boff dan Clodovis Boff, dua teolog pembebasan dari Brasilia, melukiskan penderitaan masyarakat Amerika Latin lewat dua kisah berikut.

Pertama, kisah tentang seorang perempuan tua yang datang mengaku dosa karena meskipun datang terlambat ke perayaan ekaristi, ia tetap menerima komuni. Alasannya, ia sudah tiga hari tidak makan dan ingin menghilangkan rasa laparnya dengan makan hosti dalam arti harafiah.

Kisah kedua, tentang seorang uskup yang bersumpah untuk setiap hari membantu orang-orang yang kelaparan, setetah ia berjumpa dengan seorang ibu yang manyusui bayinya dengan payudara berdarah karena tidak mengandung air susu lagi.

Baca Juga :  Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan

Kedua kisah ini menggambarkan getirnya kemiskinan dan penderitaan yang dialami oleh masyarakat Amerika Latin. Kisah yang melampaui kemampuan angka-angka statistik dalam mengungkapkan realitas kemiskinan kepada dunia.

Sebagai gambaran konkrit tentang tingkat kemiskinan rakyat Amerika Latin, kita dapat membandingkannya dengan tingkat kemakmuran penduduk Amerika Serikat. Menurut World Development Report tahun 1987, rata-rata keluarga kelas menengah di Amerika Serikat memiliki pendapatan lebih dari 30,000 dollar per tahun.

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA