Paus Fransiskus dan Teologi Pembebasan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 801 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Jadi, karya evangelisasi berarti penguatan posisi kaum miskin di tengah kehidupan kristiani. Karya evangelisasi diwarnai oleh dua hal dasar, yaitu Gereja bergerak menuju kaum miskin dan usaha membawa kaum miskin ke dalam Gereja. Hal ini menimbulkan gugatan terhadap prioritas-prioritas dalam cara orang mengekspresikan imannya.

Mengikuti ajaran Thomas Aquinas yang mendefinisikan iman sebagai “assent (persetujuan) to the truths of Christianity,” Kekristenan tradisional menekankan ortodoksi sebagai kriteria iman seseorang, kendatipun karitas (karya amal) tetap menempati posisi penting juga.

Para teolog pembebasan yakin bahwa ortopraksis, bagaimana orang menghidupi imannya, harus mendapatkan prioritas. Bekerja dengan orang miskin untuk mengatasi ketidakadilan harus mendapat prioritas ketimbang mendidik orang kaya.

Penutup
Tulisan ini coba menunjukkan hubungan antara teologi pembebasan dengan pandangan teologi Paus Fransiskus seperti tampak dalam seruan apostolik Evangelii Gaudium, kendatipun kesamaan itu masih dapat ditemukan juga di dalam dokumen-dokumen lainnya. Akan tetapi artikel singkat ini tentu saja tidak dapat menampung semua kekayaan relasi antara keduanya.

Kesamaan ini menjadi awal rekonsiliasi antara Vatikan dengan teologi pembebasan. Rekonsiliasi ini sangat penting bagi karya misi Gereja Katolik karena teologi pembebasan mampu menawarkan model pewartaan yang menjadikan karya misi Gereja aktual dan relevan untuk perjuangan dan kehidupan umat manusia dewasa ini.

Baca Juga :  Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan

Kemiskinan dan ketidakadilan global menuntut Gereja untuk terlibat lebih efektif lagi dalam mewartakan Kerajaan Allah yang membebaskan. Teologi pembebasan dan Paus Fransiskus menghendaki adanya perubahan yang lebih radikal demi menciptakan tatanan global yang lebih adil. Hal ini menuntut keterlibatan politik gereja secara global yang seharusnya lebih signifikan dari yang sekarang.

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA