Paus Fransiskus dan Teologi Pembebasan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 03:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 801 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pater Doktor Otto Gusti Madung, SVD

Pendahuluan
FRANCIS is one of us. He has made liberation theology the common property of the church and he has, moreover, extended it”.

Demikian kata Leonardo Boff, salah seorang teolog pembebasan terbesar yang pernah dicabut hak mengajarnya oleh Vatikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Leonardo Boff ini tentu saja mengguncangkan Vatikan dan juga hirarki Gereja Katolik sejagad. Mengapa? Karena kontestasi makna dan pengaruh antara para teolog pembebasan dari Amerika Latin dan Vatikan merupakan salah satu konflik global terbesar di dalam Gereja Katolik pada abad ke-20.

Vatikan berusaha untuk melarang penyebaran sejumlah ajaran yang kontroversial di dalam teologi pembebasan lewat “notifikasi“ publik dari Kongregasi untuk Dokrin Iman, penyensoran buku-buku berhaluan teologi pembebasan di seminari-seminari dan halangan bagi para teolog pembebasan dalam promosi menjadi uskup.

Ketika Kardinal Jorge Mario Bergoglio dari Argentina dipilih menjadi Paus pada Maret 2013, pertanyaan tentang warisan teologi pembebasan kembali menjadi aktual. Proses kanonisasi atas Uskup Agung El Salvador, Oscar Romero dan usaha Paus Fransiskus untuk membangun komunikasi dengan salah seorang pendiri teologi pembebasan Gustavo Gutierrez memberikan sinyal tentang membaiknya hubungan Vatikan dengan teologi pembebasan.

Di samping itu, Leonardo Boff, salah seorang teolog pembebasan yang pernah mendapat larangan mengajar dari Kongregasi untuk Doktrin Iman, pernah menyampaikan kepada publik bahwa ia pernah dihubungi oleh Paus Fransiskus untuk mengirimkan sejumlah bahan yang akan digunakan untuk menulis seruan apostolik berjudul Laudato Si pada tahun 2015. Hal ini memperkuat kesan bahwa Vatikan sedang membangun rekonsiliasi dengan teologi pembebasan.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA